Latest Updates

Lapangan Kerja Lulusan MIPA Biologi

Masa awal saya kuliah di jurusan Biologi, cukup banyak yang bertanya kepada saya kemana saya akan bekerja setelah selesai nanti? Apa lapangan kerja untuk lulusan Biologi murni? Dan saya tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut, namun saya tidak memperdulikannya karena saya hanya ingin kuliah dan menuntut ilmu. Selain itu penjelasan dosen saat orientasi mahasiswa baru juga agak kabur, misalnya jadi peneliti, jadi dosen, dan lain sebagainya yang bagi saya agak abstrak.
Kini, setelah beberapa orang teman selesai kuliah dan meninggalkan kampus saya memperoleh gambaran kemana lulusan jurusan Biologi ini akan mengabdikan hidupnya.

Saya sendiri sebelum lulus sempat mengajar les privat beberapa orang anak siswa smp dan sma untuk mata pelajaran matematika dan ipa. Les privat seperti ini memang cukup menarik untuk ukuran seorang mahasiswa yang masih kuliah. Jurusan kuliah saya di eksakta juga mendukung sehingga saya tidak begitu sulit untuk mengajar bidang pelajaran ini. Selain mengajar les privat, saya juga sempat mengajar di salah satu sekolah swasta dengan honor yang lumayan besar, bahkan termasuk yang terbesar di kota saya. Saya sempatkan juga menjadi seorang laboran di laboratorium salah satu sekolah negeri. Namun efeknya saya jadi kesulitan mengatur waktu untuk menyelesaikan tugas akhir saya yang sudah masuk ke pengolahan data. Akhirnya saya mengundurkan diri dari sebagai guru di sekolah swasta dan fokus kepada penelitian, disini saya menyadari, guru memiliki tanggung jawab yang sangat berat.

Guru adalah salah satu lapangan kerja yang mungkin di rambah oleh seorang lulusan Biologi murni, dan untuk memudahkan urusan kedepannya kita harus mengambil akta. Namun saat ini program akta-4 sudah tidak berlaku lagi, jadi kalau jadi guru mungkin hanya di sekolah swasta atau honorer di daerah. Hubungan saya dengan teman-teman kuliah tetap terjaga, jadi saya juga tahu kemana persebaran mereka. Teman-teman saya inilah yang menjadi referensi saya, dimana seorang lulusan biologi dapat bekerja.

Guru - Teman teman saya banyak yang menjadi guru, beberapa waktu lalu sebelum akta-4 ditutup mereka sempat mengambil program itu dan sekarang sudah bekerja sebagai guru (PNS) didaerah mereka masing-masing.

Pegawai Bank - Beberapa teman dan kakak kelas saya di jurusan Biologi saat ini sudah bekerja di bank, baik BUMN maupun swasta. Yang saya tahu dari mereka yang bekerja di bank, mereka adalah orang-orang yang rapi dalam catatan dan teliti. Kalau kita kurang teliti bisa berisiko berat saat bekerja di bank.

Peneliti - Dua orang teman saya ditawari untuk melakukan penelitian suatu bakteri pada ikan arwana, pada saat mereka akan mengerjakan tugas akhir mereka, karena mereka  menunjukkan kinerja yang baik saat penelitian mereka ditawari untuk bekerja  di perusahaan yang membiayai penelitian mereka. Jadilah mereka peneliti dalam  laboratorium di perusahaan tersebut. Selain mereka ada juga teman yang melamar di sebuah perusahaan peternakan dari Thailand, namun saya sendiri tidak tahu apakah sebagai peneliti atau di bagian lain.

Peneliti lapangan - Salah satu senior saya kini bekerja di salah satu taman nasional di Kalimantan Barat, bukan sebagai PNS, tetapi sebagai staff peneliti di salah satu LSM internasional yang area kerjanya di taman nasional tersebut. Banyak keuntungan yang didapatkannya dari pekerjaan ini, selain gaji yang tergolong tinggi, dia juga mendapatkan pengalaman dan jaringan yang sangat luas. Walaupun tidak semua LSM menawarkan gaji yang tinggi, namun pengalaman dan jaringan yang luas pasti sangat membantu di masa depan.

Dosen - Menjadi dosen mungkin adalah pilihan yang sangat menarik untuk seorang mahasiswa yang memang menggilai bidang kuliahnya, karena dosen memiliki kesempatan untuk mengembangkan ketertarikannya terhadap bidangnya. Selain itu menjadi dosen adalah suatu profesi yang memiliki prestise tersendiri. Karena status dosen menempatkan seseorang pada posisi sebagai seorang intelektual yang diakui. Soal gaji, sangat tergantung pada pribadi masing-masing orang. Dosen yang rajin mengajar dengan penelitian yang bermanfaat bisa jadi seorang dosen yang "luar biasa", tapi ada juga dosen yang pendapatannya besar karena "biasa di luar".

Pegawai Negeri - Sebelum melanjutkan kuliah saya sempat mengikuti test CPNS, berdasarkan daftar formasi yang diperlukan oleh pemerintah setempat, seingat saya hanya dibutuhkan dua orang untuk mengisi dua formasi dari sekian ribu CPNS yang dibutuhkan. Dari sini kita tahu, kans kita untuk menjadi PNS akan sangat kecil, selain itu juga perlu diingat bahwa "kita tinggal di Indonesia".

Wirausaha - Bidang biologi adalah bidang yang sangat luas, berbagai penelitian terkini dalam bidang biologi menunjukkan prospek yang sangat cerah  bagi mereka yang berani untuk bekerja keras secara mandiri. Contoh dari wirausaha ini misalnya usaha makanan dan minuman berbasis bioteknologi. Dalam praktikum saat kuliah dulu saya sempat mempraktekkan cara pembuatan VCO yang kini sudah sangat dikenal  memiliki banyak manfaat. Contoh lainnya misalnya pengolahan lidah buaya, nata de coco, dan masih banyak lainnya. Perlu diingat, Indonesia adalah salah satu negara megabiodiversity, masih banyak kekayaan alam hayati kita yang belum tereksplorasi secara optimal, ini adalah  suatu kesempatan yang sangat besar.

Selain bidang yang sesuai dengan jurusan, lapangan kerja untuk lulusan Biologi juga dapat bekerja di berbagai bidang lainnya. Teman saya bekerja di perusahaan  finance, outbond training, dan lain sebagainya. Apapun bidang yang kamu pilih pasti memiliki masa depan yang baik, yang menentukannya adalah komitmen kamu untuk melakukan yang terbaik saat kuliah sehingga kamu pantas untuk mendapatkan yang terbaik juga (Sedikit potongan dari Pak Mario Teguh). Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga tentang Tips Belajar Biologi.

32 Responses to "Lapangan Kerja Lulusan MIPA Biologi "

  1. bisa jadi pegawai bank juga?? wah hebat ya.

    ReplyDelete
  2. info yang sangat membantu untuk para mahasiswa maupun para cama. Terima kasih ^^

    ReplyDelete
  3. apa lulusan sains seperti biologi tidak kesusahan ya apabila harus pindah jalur misalnya menjadi pegawai bank?

    ReplyDelete
  4. terimakasih atas komentar-komentarnya...
    dari pengalaman beberapa teman yang sudah bekerja di bank sepertinya mereka tidak mengalami kesulitan yang cukup berarti, dan lulusan biologi juga bukan kelompok yang awam dengan angka-angka angka yang sulit...

    ReplyDelete
  5. Menurut saya mahasiswa biologi cukup kesulitan untuk daftar menjadi PNS non guru di instatnsi pemerintahan,
    beberapa lowongan CPNS yang ada dan saya cari tiadak satupun diantaranya yang mencantumkan lulusan biologi.

    ReplyDelete
  6. share
    saya lulusan biologi murni, tapi kerja nya sedikit melenceng dari apa yng saya pelajari dalam bangku kuliah. Jadi store manager di apotek, mata kuliah mikrobiologi dan biosel sangat membantu meskipun saya sebelumnya fokus di bidang bioteknologi.
    namun, jiwa sebagai peneliti di bioteknologi masih hidup dan tak pernah mati
    saya tidak pernah menyesal pernah kuliah di biologi

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah,, info yang bermanfaat, InsyaAlloh.. :)
    Saya masih kuliah biologi murni semester 3, barusan dikasih wejangan kakak saya yang di teknik mesin, tentang persiapan dunia kerja, harus menyiapkan skill dari sekarang katanya..
    Semoga diberi kemudahan :)

    ReplyDelete
  8. Kalau menurut saya untuk biologi murni lebih cocok sebagai peneliti karena lebih difokuskan ke ilmiahnya sedangkan untuk menjadi guru biologi lebih cocok ke bidang ilmu kependidikan biologi..saya adalah lulusan serjana pertanian bagian hama penyakit lalu saya kuliah lagi di pendidikan biologi hingga sarjana pendidikan biologi sekarang saya berprofesi sebagai guru di SMA dan SMK PERTANIAN mengajar bidang studi biologi,genetika dan entomologi

    ReplyDelete
  9. untuk lulusan biologi murni seperti saya sekarang ini, saya ingin mencari lowongan pekerjaan di lembaga lembaga penelitian karena saya ingin mengembangkan ilmu yang saya dapat di bangku perkuliahan..
    mohon infonya kalo ada lowongan pekerjaan

    ReplyDelete
  10. @anynomous
    PNS... biologi memang jelas sangat sedikit dibutuhkan di pemerintahan, hal ini karena basic ilmu biologi adalah penelitian, dan di pemerintahan, penelitian bukanlah hal yang terlalu penting, pemerintah pada saat ini masih terus mendorong kemajuan ekonomi (menurut saya), padahal kita bisa lihat bahwa negara-negara yang sekarang maju mengutamakan penelitian, tapi tetap bisa kok kalau mau jadi PNS, mungkin jadi dosen...
    Atau coba lihat ke daerah lain, mungkin di tempat asal kita tidak ada tapi di daerah lainnya ada...

    @anynomous
    Apotek... mungkin atasan anda tahu anda sudah akrab dengan bahasa-bahasa aneh (latin) sehingga mau menerima anda? hehehe... just kidding... :-D. Saya yakin anda memiliki kemampuan manjerial yang baik, dan anda membuktikan bahwa lulusan Biologi bisa menyesuaikan diri dengan bantuan ilmu yang anda miliki... semangat ya kerjanya...

    @may purple
    Amin, semoga di beri kemudahan, mudah-mudahan ilmu yang anda dapat bisa bermanfaat bagi banyak orang lain, keep fighting ya...

    @anynomous
    harusnya jadi peneliti??? ya, saya setuju sekali, seorang lulusan biologi idealnya bisa bekerja sebagai peneliti, namun seperti saya tulis diatas.. penelitian tidak dijadikan ujung tombak kemajuan bangsa ini...

    @anynomous
    mau jadi peneliti?? yup...andalah salah satu orang yang akan menjadi pendorong kemajuan bangsa ini (mudah-mudahan..Amin), rajin-rajin ngecek situsnya LIPI ya, dan pastikan IP kamu diatas 3,5... :-D
    Semangat!

    ReplyDelete
  11. saya sempat kul di mipa murni karna cita2 emng mau jdi pneliti tpi stelah masuk saya mrsa diremehkn dan dikecilkan sma orng lain, dan akhirnya sya pun ikut snmptn lgi dan lulus di fttm itb, namun satu hal yg slalu sya ingat bhwa sya bngga pernh bcita2 sbgai scientist

    ReplyDelete
  12. mau nanya nih, kalo pingin jadi ilmuwan sekaligus peneliti tapi ngambil jurusannya Biologi itu bisa gak sih? mohon jawabannya karena lg bimbang nih.Hhheee,,,

    ReplyDelete
  13. @Anonymous... diremehkan...
    kalau menurut saya, omongan orang yang merendahkan kita sebaiknya hanya menjadi salah satu bahan refleksi.. hanya salah satu, jadi bukan pertimbangan yang utama, jangan sampai keputusan hidup kita di pengaruhi perkataan orang-orang yang mungkin sebenarnya tidak penting untuk kita, tapi kembali lagi ke pribadi kita, karena semua orang kan juga butuh lingkungan yang baik dan enak di hati yang dapat mendukung pembelajaran kita... kalau teman menemukan suasana yang lebih baik di tempat baru, paculah semangat untuk menunjukkan bahwa pilihan yang telah kamu buat adalah yang jauh lebih baik daripada saat memutuskan masuk ke Biologi... Semangat!

    @Anonymous... ilmuan...peneliti...biologi...
    seorang mahasiswa biologi itu memang dididik untuk menjadi ilmuan, dan pekerjaan ilmuan itu memang meneliti, jadi kamu ketiga-tiganya adalah satu rangkaian yang seharusnya tidak terpisahkan, kecuali lulusan biologi yang jalan rezekinya dari bidang lain. Namun perlu diingat, kerja sebagai peneliti biasanya hanya dapat dilakukan orang2 yang berprofesi sebagai dosen. Dengan akses terhadap sumber daya laboratorium dan atau lingkungan ilmiah dengan sesama ilmuan, dosen lebih mudah untuk melakukan penelitian, dan yang jelas mereka punya kebebasan yang tidak dimiliki peneliti2 di perusahaan...

    ReplyDelete
  14. saya sudah mau kuliah tapi masih bingung jurusan apa???
    biologi menjamin gak pekerjaanya?

    ReplyDelete
  15. @Nuril ainiyah
    kalau menurut saya, yang dapat menjamin hidup kita sejahtera bukan jurusan kerja kita, yang menjamin itu adalah kita sendiri. Apapun jurusan yang kita pilih pasti memiliki prospek yang cerah asalkan kita menjalaninya dengan senang hati dan ikhlas. Lalu, yang penting itu keseangan kita dengan jurusan yang kita pilih, saran saya pilihlah jurusan yang membuat kamu senang dan kamu bisa dengan ikhlas menjalani prosesnya. Keikhlasan menjalani proses akan membuat kamu lebih enjoy dan bersemangat untuk melakukan yang terbaik. Setelah melakukan yang terbaik, jaminan pekerjaan dan hidup akan datang sendiri,
    Semangat ya :-D

    ReplyDelete
  16. Mau masuk jurusan biologi.. cuman saya bingung, untuk saat ini dan kedepannya dalam biologi, bidang-bidang apa aja yg lebih kepake saat bekerja? dan lebih bagus mana prospek kerjanya untuk kedepannya sebagai lulusan biologi? jadi dosenkah, gurukah, penelitikah, atau bekerja diperusahaan makanan??
    Tolong beri gambaran kesaya supaya lebih mantap dibiologi...
    Terima kasih

    ReplyDelete
  17. Maksud kamu mungkin bidang-bidang apa saja yang berprospek di biologi ya?
    sedikit gambaran, biologi terbagi menjadi beberapa bidang khusus, yaitu mikrobiologi, zoologi(hewan), botani(tumbuhan), lingkungan, bioteknologi, dan genetika. Kalau saya sendiri memandang lapangan kerja biologi ada 3 kelompok utama. 1)Guru/dosen/peneliti, kalau ini tujuannya kamu bisa memilih bidang biologi yang mana saja, karena semuanya tetap dibutuhkan, tergantung kebutuhan sekolah atau universitas yang kamu tuju untuk bekerja, 2)profesional (karyawan atau wiraswasta sendiri), kalau tujuan kamu bidang ini, sebaiknya memilih bidang yang sering diterapkan di kehidupan masyarakat, misalnya mikrobiologi, lingkungan, dan bioteknologi. Bidang-bidang terapan ini memiliki potensi yang lebih besar untu seorang calon profesional.

    ReplyDelete
  18. hmmmm, q mahasiswa biologimurni...... pek brusan sebelum baca nie q bingung, mau pindah ato ndk.......... oiya setauku kan nantik di biologi milih lagi sat semester 6 itu kan ada hewan tumbuhan ekologi mikro........ kalo u sendiri milih apa.. trus enanknya milih apa y

    ReplyDelete
  19. kalau saya awalnya milih tumbuhan (fisiologi tumbuhan, tepatnya pengaruh mikroorganisme terhadap pertumbuhan tanaman), kalau mau enak... ya kembali ke kita lagi, maunya enak yang bagaimana, sedikit gambaran... kalau ngambil tanaman akan lebih mudah daripada hewan, karena tumbuhan tidak kemana-mana, kalau ingin cepat selesai dengan penelitian yang tidak terlalu ribet kamu bisa neliti keragaman spesies tumbuhan atau hewan (kecuali ada spesies yang memang sulit dikenali dan ada penyakit malas akut, insyaAllah kamu cepat selesai), kalau mau bidang yang cukup menjanjikan sebaiknya ambil yang agak ribet seperti mikrobiologi atau bioteknologi, bidang ini lebih menjanjikan lapangan kerja dibandingkan taksonomi (hewan atau tumbuhan), ekologi juga menjanjikan kerja yang bagus, tapi sebaiknya kamu memilih dari hati, kalau tidak sesuai minat dikhawatirkan bisa tersendat di tengah jalan... semoga sukses ya... Salam

    ReplyDelete
  20. kalo anda senndiri ini sekarang bekerja menjadi apa?? sebenarnya peluang pekerjaan ditentukan dari skill atau dari nilai IPK nya??

    ReplyDelete
  21. wah... maaf sudah lama gak buka blognya... berhubung ada kesibukan...
    maaf baru bisa menanggapi mbak Veti Ulvina,
    saya sekarang melanjutkan kuliah, sempat wiraswasta tapi Alhamdulillah belum lancar, Allah memberikan jalan Alternatif yang insyaAllah lebih baik,
    bicara skill atau IPK, ini pertanyaan yang jawabannya pasti relatif, karena ada yang bisa bekerja karena IPK, tapi ada juga karena yang skill, tergantung kemana masukin lamaran, kalau melamar ke tempat kerja yang sesuai bidang kuliah kita, biasanya skill sangat di utamakan, tapi kalau tidak linear biasanya IPK kita lebih diutamakan, tapi pastinya akan lebih berpeluang orang yang punya skill dan IPK tinggi, dan seharusnya yang punya IPK tinggi itu punya skill yang bagus... :D

    ReplyDelete
  22. eum, , ,saya diterima di jurusan biologi. nahh, saya bingung prospek kerja nya nanti gimana? orang tua + saya mengharapkan jadi guru. dan pada pemilihan prodi saya memilih ke pendidikan biologi dan juga biologi (atas saran dari orang terdekat). kalau nanti setelah selesai kuliah saya mau ngambil prospek guru, bagaimana caranya ? dan apakah mungkin? karena menurut kakak yang saya kenal, kepala sekolah tempat orang ini bekerja adalah lulusan dari biologi.
    mohon sarannya....

    ReplyDelete
  23. @tenten lee
    diterimanya di jurusan biologi mipa ya??
    setahu saya, kalau dulu masih ada yang namanya akta 4, ini semacam sertifikat untuk mengajar bagi lulusan non pendidikan, tapi sekarang sudah tidak diakui lagi dan sepertinya lembaga yang mengadakan akta 4 ini sudah tidak ada lagi... ini setahu saya, nggak tau juga kalau memang masih ada,
    berita baru yang saya dengar lulusan pendidikan sekarang harus ikut pendidikan profesi juga, seperti dokter atau pengacara, bisa jadi non pendidikan a.k.a non-fkip bisa ikut juga pendidikan profesi ini,

    kamu tetap bisa juga jadi guru tanpa akta 4 atau profesi, tapi ngajarnya di sekolah swasta atau honor di sekolah negeri di luar kota (pelosok)... sementara itu dulu ya, kalau saya dapat info lagi saya sampaikan lewat blog ini lagi...

    salam

    ReplyDelete
  24. saya juga sarjana sains, kira-kira ada tips ga dari temen-temen sarjana sains supaya bsa menambah pendapatan?

    ReplyDelete
  25. saya jadi bingung dan resah soalnya banyak lulusan biologi kerjanya cuman jd guru tupun honor`` tuk jd seorang PNS skarang sngat sulit klau pun ada yg diterima sngat sedikit, saya jd menyesal kuliah di jurusan biologi, kawan saya yg ambil jurusan perkan toran banyak yg sudah sukses, mohon penjelasanya ADMI ????

    ReplyDelete
  26. sy lulusan S1 biologi,, sdh bekerja di perusahaan leasig,, PT. BCA FInance,, hnya sj mau ambil S2 nya akan dilanjut bilologinya atau ambil komunikasi biar searah dgn bidang pkerjaan skrg

    ReplyDelete
  27. @Maruf Hermawan, terimakasih atas komentarnya,
    sebagai bahan tembahan coba baca di sini ya... http://skalamahasiswa.blogspot.com/2012/04/kerja-part-time-mahasiswa.html

    @Hendri Saputra, terimakasih atas komentarnya
    kalau saya boleh memberi saran, pertama jangan sedikitpun menyesal tentang pilihan Hendri, mungkin bisa dijalani dulu sebaik mungkin, saya yakin pasti ada jalan, tapi kalau memang biologi bukan bidang yang benar-benar diminati, sebaiknya pindah jurusan saja. Tapi kalau sudah lewat dari semester 2, saya yakin tidak akan ada masalah lagi kedepannya, untuk sukses atau tidak menurut saya pribadi bukan masalah jurusan, tapi masalah tujuan hidup kita (kata orang bijak... :D), apapun jurusannya, selama kita bersungguh-sungguh dan memberikan yang terbaik, saya yakin bisa sukses... kalau soal PNS, memang untuk Biologi sedikit sekali yang tersedia, saya sendiri sudah mengalaminya saat pernah mengikuti tes CPNS dulu, dari ratusan lowongan yang tersedia, hanya ada satu untuk lulusan biologi, tapi sebenarnya, kalau kita hitung secara persentase, lowongan untuk semua jurusan hampir sama saja, misalnya untuk akuntan, lowongannya 10, tapi peminatnya 500 (lulusan akutansi, biologi lowongannya 1, tapi peminatnya 50, (ini juga pengalaman saya waktu daftar CPNS dulu). Jadi, menurut saya, tinggal kepada kita untuk mengasah dan menunjukkan kemampuan kita.... kira2 begitu... menurut saya... mohon koreksinya kalau salah ya... :D

    @Dyah Wulandari, terimakasih komentarnya...
    baru ingat saya, BPPOM juga butuh orang biologi, beberapa teman saya pernah juga ikut tes di badan itu.. terimakasih ya...

    @Theresia Sorta, terimakasih komentarnya ya...
    mungkin mbaknya perlu menimbang dulu apakah sudah cocok dengan pekerjaan sekarang, atau masih ingin mencari profesi lain yang masih berhubungan dengan Biologi, kalau sudah cocok dengan pekerjaan sekarang, sebaiknya ambil yang komunikasinya, tapi kalau ingin mencari yang bidang biologi, sebaiknya sudah di rencanakan kira-kira akan kemana setelah selesai mengambil S2 biologinya... sepengatahuan saya kalau sudah S2 bio, profesi yang paling menjanjikan adalah jadi dosen, dan setahu saya juga (kalau belum berubah) kebutuhan dosen masih sangat tinggi... :D
    semoga membantu ya.... terimkasih...

    ReplyDelete
  28. Boleh tanya FMIPA biologi yang menjamin di mana ya? :3 lagi cari2 universitas :D makasih :))

    ReplyDelete
  29. Menurut pak admin. Sbg mahasiswa biologi, sebenarnya visi yg sebaiknya dituju itu pekerjaan stlh lulus atau skripsi yg cepat? Mngingat dlm jngka waktu +- 8 smt, nggak mungkin seorang mhasiswa bisa ngambil mata kuliah yg sbanyak sub bidang biologi sndiri. Thx.

    ReplyDelete
  30. @Aditya, sebelumnya, mari kita sepakati dulu ya mas, hal utama yang menjamin hidup kita adalah kita sendiri dengan usaha dan doa, setelah itu baru yang lain, termasuk kampus, terkait masalah tempat kuliah, mungkin bisa baca ini dulu.. http://skalamahasiswa.blogspot.com/2012/04/tips-memilih-universitas-perguruan.html
    setelah mempertimbangkan poin-poin dalam tips memilih univ atau PT tersebut, ada poin yang sangat penting terkait dengan jaminan prospek kerja bagi seorang lulusan biologi, yaitu jaringan kampus, kampus dengan jaringan yang luas akan sangat membantu kita un untuk melangkah lebih jauh, bicara soal jaringan, saya pikir kampus-kampus di pulau Jawa memiliki kelebihan dalam hal ini, dengan pengetahuan yang agak terbatas, beberapa kampus yang bisa saya sarankan di universitas yang terbaik di Indonesia (silahkan baca ini http://skalamahasiswa.blogspot.com/2012/04/universitas-terbaik-indonesia-level.html ), di kampus-kampus tersebut Biologi sudah sangat maju dan jaringan mereka sudah sangat luas, dan yang utama, kampus-kampus tersebut sangat peduli dan memerhatikan lulusannya, karena keberhasilan lulusan memengaruhi nilai akreditasi dari kampus tersebut, satu lagi, lulusan-lulusan dari kampus kampus tersebut sering bersuara pada level nasional dan internasional,
    demikian sedikit pendapat saya, jika ada yang salah mohon dikoreksi... :)

    @MitchiGO, kalau menurut saya pribadi, keduanya adalah rangkaian proses (misi), bukan dua tujuan (visi) berbeda, ini menurut saya pribadi, saran saya adalah fokus dengan minat Anda, mata kuliah wajib memang harus dijalani, tapi Anda dapat mengarahkan penguasaan terhadap sub bidang biologi dengan mata kuliah pilihan, jika bisa benar-benar menguasai sub bidang yang kita pilih, tentu kita tidak akan kesulitan untuk mengerjakan skripsi kita, dan saya yakin pekerja-an tidak akan terlalu sulit untuk di temukan, bahkan seringkali pekerjaan yang mencari kita,
    demikian menurut saya,
    mohon koreksinya kalau ada yang kurang pas... mudah-mudahan bermanfaat, salam :)

    ReplyDelete